Home » , , , , » IHSG Mengalami Penguatan 8,82 Poin Pada Pembukaan Perdagangan Pekan Ini

IHSG Mengalami Penguatan 8,82 Poin Pada Pembukaan Perdagangan Pekan Ini

Posted by Forex Exchanger on Sunday, November 22, 2015

IHSG Mengalami Penguatan 8,82 Poin Pada Pembukaan Perdagangan Pekan Ini
Pergerakan Harga Pada Layar Bursa
Forex Exchanger - Harapan positif terhadap kebijakan pemerintah yakni paket ekonomi jilid VII nampaknya memberikan sedikit angin segar kepada investor sehingga hal ini memicu kenaikan pada Indek Harga Saham Gabungan yang dibuka pada sesi perdagangan awal pekan ini di Bursa Efek Indonesia.

Nampak pada pembukaan perdagangan Senin 23 November 2015 ini Indek HargaSaham Gabungan yang diperdagangkan pada Lantai Bursa Efek Indonesia mampu naik beberapa poin yakni 8,82 poin yang diasumsikan dengan terkaitnya kebijakan pemerintah pada Paket Ekonomi Jilid VII tersebut.

Dari data yang berhasil kami catat bahwa IHSG pada Perdagangan di Bursa Efek Indonesia menunjukkan dibuka dengan menguat sampai 8,82 poin atau sekitar 0,19 persen menjadi 4.570.16,sedangkan untuk kelompok Saham Unggulan LQ45 juga bergerak naik sebesar 2,37 poin atau sekitar 0,30 persen hal ini membuat Kelompok Saham Unggulan ini ada di level 789,82.

Setiaknya Harapan positif terhadap Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah Jilid VII mampu memberikan harapan kepada Investor hal ini sebagai mana diungkapkan oleh Vice President Research  And Analys Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere,di jakarta yang hal itu dianggap menjadi penopang laju Indek Harga Saham Gabungan ( IHSG ) Hari ini.

"Pasar menantikan digelontorkannya paket kebijakan ekonomi jilid VII. Jika paket itu dirilis pada pekan ini, bisa menambah katalis bagi IHSG. Potensi IHSG untuk menguat cukup terbuka meski pola pergerakan cenderung bervariasi karena sentimen eksternal," katanya

Masih menurut Vice President Reseacrh And Analys Valbury bahwa beberapa hal yang akan dapat menghambat laju Kenaikan Indek Saham Gabungan diantaranya adalah Penurunan harga minyak dunia,Melambatnya Ekonomi china serta masalah-masalah Geo Politik global yang diperkirakan bahwa sentimen-sentimen tersebut masih akan menjadi penghambat Laju Index Global termasuk Indek Harga Saham Gabungan ( IHSG ).

Ditambahkan pula oleh Head Of Research Devision PT MNC Securities yakni Ewin Sebayang bahwa pola dan fenomena window dressing juga dapat menjadi pemicu Indek Harga Saham Gabungan ini menguat terlebih menjelang penutupan akhir tahun.

Ada beberapa Jenis Saham yang menjadi Incara Investor saat ini diantaranya adalah Sektor Infrastruktur,Property,Perbankan dan Konsumer.

Fenomena Window Dressing ini akan  dilakukan oleh Perusahaan Pengelola Investasi atau Fund Manager baik itu pihak asing ataupun lokal,namun demikian tetap akan mempertimbangkan emiten yang dituju sepanjang tahun ini.

Namun demikian Fenomena Window Dressing ini juga tidak akan terjadi pada semua lini saham,karena penilaian dasarnya tetap mengacu kepada fundamentalnya.

Sementara itu untuk Bursa Regional justru mengalami penurunan seperti Index Hang seng turun 64,69 poin atau 0,28 Persen menjadi 22.690,03.
Sedangkan untuk Index Nikkei justru mengalami kenaikan 14,74 poin,atau 0,74 persen hal ini membawa Nikkei ada dilevel harga 2.004,78,sedangkan untuk Index Straits Times menguat sebesar 1,22 poin atau 0,01 persen yang membawanya ke posisi 2.918.15

Thanks for reading & sharing Forex Exchanger

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Menu :