Home » , , , , » Harga Emas Dunia Kembali Naik Akibat Melemahnya Nilai Tukar Dolar

Harga Emas Dunia Kembali Naik Akibat Melemahnya Nilai Tukar Dolar

Posted by Forex Exchanger on Thursday, November 19, 2015

Harga Emas Dunia Kembali Naik Akibat Melemahnya Nilai Tukar Dolar
Melemahnya Nilai Tukar Dolar Memicu Kenaikan Harga Emas Dunia
Forex Exchanger - Sentimen negatif terhadap Dolar Amerika memicu kenaikan pada salah satu komoditi yakni Emas pada pasar Sport dunia.
Sebagaimana yang nampak pada sesi perdagangan Emas berjangka pada Divisi Comex Newyork Mercantile Exchange yang berakhir dengan ditandainya kenaikan harga komoditi tersebut pada hari kamis 19 November 2015 kemarin ( Jumat pagi ) sebagai akibat ekspektasi negatif terhadap Nilai tukar Dolar di pasar sport Global.

Sebagaimana catatan tentang kontrak emas tertinggi yang paling aktif untuk pengiriman naik menjadi 9,2 Dolar AS atau mengalami kenaikan sebesar 0,86 persen sehingga hal ini memicu kenaikan harga emas ada pada level 1.077,90 dolar AS per ounce.

Sentimen Positif dengan meningkatnya harga emas ini sebagai akibat melemahnya nilai tukar dolar terhadap mata uang utama lainya setelah selama berbulan-bulan mengalami kenaikan yang signifikan pada hari kamis kemarin,sebagai Indek dari ukuran dolar terhadap mata uang utama di Asia kemarin.

Ada kebiasaan perilaku berlawaan dalam perdagangan yang dialami oleh dolar AS dan Emas yang diperdagangkan pada pasar sport dunia dimana kebiasaan tersebut adalah jika harga dolar diperdagangkan dengan harga tinggi maka emas akan memiliki harga dengan kecenderungan turun dan sebaliknya jika dolar dalam kondisi lemah maka emas justru akan mengalami kenaikan.
Hal ini akan sangat wajar dikarenakan pasar sport dunia ini tidak bisa lepas dari pengaruh sikap dan asumsi pedagang yang terjun dalam pasar saat itu.
Sikap dan asumsi pasar yang demikian itu tidak dapat dipisahkan dari ekspektasi pelaku pasar yang memang menghendaki nilai keuntungan yang lebih tinggi sebagai hasil transaksinya.

Bank sentral Amerika Federal Reserve kembali merilis catatan dari pertemuan mereka sebelumnya yang dilakukan pada bulan oktober lalu dengan kesimpulan bahwa kemungkinan dari rencana kenaikan tingkat suku bunga bank tersebut akan dirasa tepat,hal ini setidaknya diakui oleh sebagian besar dari anggota pertemuan bulan oktober tersebut.

Sebagaimana data dari Fedwatch CME Group,mencatatkan adanya probabilitas dari kenaikan suku bunga the Fed pada bulan desember nanti dari 68% menjadi 72 persen hal ini akan mencegah terjadinya tingkat kenaikan logam mulia lebih lanjut.

Salah satu alasan lainya yang memicu kenaikan harga Emas dipasar spot pada hari kamis kemarin bisa saja dikarenakan pedagang ingin kembali menyesuaikan posisi perdagangan jangka pendek mereka serta melakukan aksi lindung nilai ( Hedging ) sebagai dampak antisipasi kenaikan suku bunga Bank sentral Amerika bulan desember mendatang.

Sebagai akibat kenaikan Suku Bunga Bank Sentral Amerika desember mendatang investor tentu akan banyak meninggalkan pasar komoditi utamanya adalah Emas karena investor juga mencari aset-aset yang akan memberikan imbal hasil yang baik untuk bisnis mereka,dimana pada saat itu emas memang tidak memiliki tingkat suku bunga.

Sebagai informasi saja bahwa diketahui selama ini atau paling tidak sejak Juni tahun 2006 lalu Bank Sentral Amerika The Fed memang belum pernah melakukan kenaikan suku bunga sebelum awal krisis ekonomi amerika.

Seiring dengan kondisi tersebut laporan data Pengangguran Amerika kembali naik dari 5000 menjadi 271.000 sebagaimana dilaporkan oleh Departemen tenaga kerja amerika.

Para analis mencatat bahwa sejatinya laporan itu sendiri netral terhadap harga emas tetapi jika dikombinasikan dengan laporan ketenagakerjaan positif yang berkelanjutan, itu akan meningkatkan kemungkinan Federal Reserve AS menaikkan suku bunganya pada Desember.

Sebagai catatan saja bahwa transaksi pada komoditi diantaranya adalah Perak untuk pengiriman Desember naik 14,1 sen, atau 1,00 persen, menjadi ditutup pada 14,222 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 10,1 dolar AS, atau 1,19 persen, menjadi ditutup pada 858,10 dolar AS per ounce, demikian Xinhua.

Thanks for reading & sharing Forex Exchanger

Previous
« Prev Post

0 comments:

Post a Comment

Menu :